Labels:

Surat Al-Fajr (Irama MURI-Q)


Surat Al-Fajr (Muri-Q)

- Diajarkan di MI Muhammadiyah Gonilan pada mata pelajaran tahfizhul Qur'an. Hanya digunakan oleh siswa yang belum dapat membaca Al-Qur'an.
- Ditulis oleh Danang Muchtar Syafi'i untuk kepentingan mengajar.

0 comments
Labels:

Surat Al-Ghasyiyah (Irama MURI-Q)


Surat Al-Ghasyiyah (Muri-Q)

- Diajarkan di MI Muhammadiyah Gonilan pada mata pelajaran tahfizhul Qur'an. Hanya digunakan oleh siswa yang belum dapat membaca Al-Qur'an.
- Ditulis oleh Danang Muchtar Syafi'i untuk kepentingan mengajar.

0 comments
Labels:

Surat Al-A'la (Irama MURI-Q)


Surat Al-A'la (Muri-Q)

- Diajarkan di MI Muhammadiyah Gonilan pada mata pelajaran tahfizhul Qur'an. Hanya digunakan oleh siswa yang belum dapat membaca Al-Qur'an.
- Ditulis oleh Danang Muchtar Syafi'i untuk kepentingan mengajar.

0 comments
Labels:

Surat Ath-Thariq (Irama MURI-Q)


Surat Ath-Thariq (Muri-Q)

- Diajarkan di MI Muhammadiyah Gonilan pada mata pelajaran tahfizhul Qur'an. Hanya digunakan oleh siswa yang belum dapat membaca Al-Qur'an.
- Ditulis oleh Danang Muchtar Syafi'i untuk kepentingan mengajar.

0 comments
Labels:

Surat Al-Buruj (Irama MURI-Q)


Surat Al-Buruj (Muri-Q)

- Diajarkan di MI Muhammadiyah Gonilan pada mata pelajaran tahfizhul Qur'an. Hanya digunakan oleh siswa yang belum dapat membaca Al-Qur'an.
- Ditulis oleh Danang Muchtar Syafi'i untuk kepentingan mengajar.

0 comments
Labels:

Surat Al-Insyiqaq (Irama MURI-Q)


Surat Al-Insyiqaq (Muri-Q)

- Diajarkan di MI Muhammadiyah Gonilan pada mata pelajaran tahfizhul Qur'an. Hanya digunakan oleh siswa yang belum dapat membaca Al-Qur'an.
- Ditulis oleh Danang Muchtar Syafi'i untuk kepentingan mengajar.

0 comments
Labels:

Surat Al-Muthaffifin (Irama MURI-Q)


Surat Al-Muthaffifin (Muri-Q)

- Diajarkan di MI Muhammadiyah Gonilan pada mata pelajaran tahfizhul Qur'an. Hanya digunakan oleh siswa yang belum dapat membaca Al-Qur'an.
- Ditulis oleh Danang Muchtar Syafi'i untuk kepentingan mengajar.

0 comments
Labels:

Surat Al-Infithar (Irama MURI-Q)


Surat Al-Infithar (Muri-Q)

- Diajarkan di MI Muhammadiyah Gonilan pada mata pelajaran tahfizhul Qur'an. Hanya digunakan oleh siswa yang belum dapat membaca Al-Qur'an.
- Ditulis oleh Danang Muchtar Syafi'i untuk kepentingan mengajar.

0 comments
Labels:

Surat At-Takwir (Irama MURI-Q)


Surat At-Takwir (Muri-Q)

- Diajarkan di MI Muhammadiyah Gonilan pada mata pelajaran tahfizhul Qur'an. Hanya digunakan oleh siswa yang belum dapat membaca Al-Qur'an.
- Ditulis oleh Danang Muchtar Syafi'i untuk kepentingan mengajar.

0 comments
Labels:

Surat 'Abasa (Irama MURI-Q)



Surat 'Abasa (Muri-Q)

- Diajarkan di MI Muhammadiyah Gonilan pada mata pelajaran tahfizhul Qur'an. Hanya digunakan oleh siswa yang belum dapat membaca Al-Qur'an.
- Ditulis oleh Danang Muchtar Syafi'i untuk kepentingan mengajar.

 

0 comments
Labels:

Doa Awal & Akhir (metode) UMMI

Doa Awal UMMI (hlm. 1)

Doa Awal UMMI (hlm. 2)

Doa Awal UMMI (hlm. 3)

Doa Akhir UMMI

- Doa di atas dilafalkan dengan irama UMMI sebelum dan sesudah membaca Al-Qur'an.
- Diajarkan di MI Muhammadiyah Gonilan sebagai salah satu upaya internalisasi pendidikan berkemajuan untuk mewujudkan anak-anak yang Islami, cerdas dan berkemajuan.
- Ditulis oleh Danang Muchtar Syafi'i untuk keperluan mengajar.

0 comments
Labels:

Surat Al-Qalam (Irama UMMI)

Surat Al-Qalam (UMMI)
- Diajarkan di MI Muhammadiyah Gonilan pada mata pelajaran tahfizhul Qur'an. Hanya digunakan oleh siswa yang belum dapat membaca Al-Qur'an.
- Ditulis oleh Danang Muchtar Syafi'i untuk kepentingan mengajar.

0 comments
Labels:

Surat An-An-Nazi'at (Irama MURI-Q)

Surat An-Nazi'at (Muri-Q)
- Diajarkan di MI Muhammadiyah Gonilan pada mata pelajaran tahfizhul Qur'an. Hanya digunakan oleh siswa yang belum dapat membaca Al-Qur'an.
- Ditulis oleh Danang Muchtar Syafi'i untuk kepentingan mengajar.

0 comments
Labels: ,

Hi Beauty Generation, Drink Lots of Water Before it is Prohibited!

By: Novitasari Mustaqimatul Haliyah
Written on December 28, 2018


Diary Book
(A month after writing this article the patient died on Friday, January 17, 2019. 
May heaven "firdaus" be for her. Aamiin)

Today I am hospitalized again. Don’t know how many times I got hospitalized. Now my activity is not skillful as before, but I am still beautiful.

After being tested by Merciful God with chronic kidney failure, I became a stronger woman in facing His test. Although not nimble anymore, but I am still beautiful. Even more beautiful and elegant, my husband said.

I am grateful to have a husband who is very patient in accepting me as I am. In fact, he remains a lover who likes to take me for a walk. Especially asking me to watch a movie in cinema which full of education.

He works as elementary teacher, and I am graduate of literature of a state campus in Surakarta. So it is not surprising that we have the same preference, which is to observe the film and discuss its advantages and disadvantages.

My life is still beautiful, even though I have to undergo dialysis twice a week. Routine dialysis does not make me tired and lose, let alone give up. It's just, I regret not being able to drink much anymore, including drinking lots of water.

When I was young and not experiencing kidney failure disease yet, I like to drink water. Especially after doing sport, I can drink two liters of water. Plus, one bottle of water that I always take to everywhere everyday.

Unfortunately, today I can’t to drink lots of water. If I break it, I will be asphyxiated as it is now because my stomach and chest are full of water that cannot be "accepted" by my damaged kidney.

The damage in my kidney is caused by in the past, I used to try bottle drinks besides water which is said able to restore stamina after doing exercise and activity. After trying it, I was addicted to drink it everyday.

The peak of my addiction was when I was taking extra lessons for one year for Final Examination high school success until returning before sunset. I did not know that these drinks should not be consumed regularly.

At that time, I seemed to "forget" the water that actually has proven to make me tough, nimble, fit and hold pretty. Pure water or mineral water gives me many benefits, but I am tempted by drinks that are packaged and advertised on television very interestingly.

I should have kept pure water as my main drink. However, everything has happened. I can't regret it too much. I have to continue to feel beautiful until my death.

Beautiful Generation

My experience above must spread to my generation and even long after me. Yes, a generation of millennial women who are beautiful. This beautiful generation is expected to become the golden generation to increase the nation's happiness index. More than that, the beautiful generation can increase the productivity of the nation. Seriously, I'm not kidding!

Let’s see, many beautiful generations of young women doing buying and selling activities in Bukalapak, Tokopedia, Blibli, Shopee, Lazada, etc. Their activities contain independence and creativity in maintaining the happiness and productivity of the nation in various fields.

Beautiful generation grows together with the sophisticated era. In this modern era, millennial beautiful generation faced with various challenge. From productivity side, they are facilitated with modern development. In another side, beautiful generation can be hampered by productivity because they fail to maintain fitness.

Fitness and body health are important factors to achieve progress and usefulness. Unfortunately, many beautiful generation girls forget about this. The beautiful generation may follow the style of modernity, but don't go beyond the limits.

Water and sports must be the main concern. Do not let modern activities and pampering food and beverage products forget the beautiful generation of the importance of exercising and drinking lots of water. Because, a generation of millennial women will still look and feel beautiful when diligently exercising and drinking lots of water.

0 comments
Labels:

Surat Al-Mulk (Irama UMMI)

Doa Awal UMMI (Diawali Al-Fatihah)
Surat Al-Mulk (UMMI)
- Diajarkan di MI Muhammadiyah Gonilan pada mata pelajaran tahfizhul Qur'an. Hanya digunakan oleh siswa yang belum dapat membaca Al-Qur'an.
- Ditulis oleh Danang Muchtar Syafi'i untuk kepentingan mengajar.

0 comments
Labels:

Surat An-Naba' (Irama MURI-Q)


Surat An-Naba' (Muri-Q)
 - Diajarkan di MI Muhammadiyah Gonilan pada mata pelajaran tahfizhul Qur'an. Hanya digunakan oleh siswa yang belum dapat membaca Al-Qur'an.
- Ditulis oleh Danang Muchtar Syafi'i untuk kepentingan mengajar.


0 comments
Labels:

Lirik Lagu Sang Surya ~ Mars Muhammadiyah

Lirik Lagu Sang Surya
- Diajarkan di MI Muhammadiyah Gonilan sebagai salah satu upaya internalisasi pendidikan berkemajuan untuk mewujudkan anak-anak yang Islami, cerdas dan berkemajuan.
- Ditulis oleh Danang Muchtar Syafi'i untuk keperluan mengajar.

0 comments
Labels:

Ikrar Janji Pelajar Muhammadiyah

Janji Pelajar Muhammadiyah
- Janji pelajar Muhammadiyah adalah ikrar yang dipegang teguh oleh pelajar yang bersekolah di Sekolah Muhammadiyah, dan anggota serta aktivis Ikatan Pelajar Muhammadiyah (IPM).
- Diajarkan di MI Muhammadiyah Gonilan sebagai salah satu upaya internalisasi pendidikan berkemajuan untuk mewujudkan anak-anak yang Islami, cerdas dan berkemajuan. Ikrar tersebut dibacakan pada saat kegiatan upacara bendera dan dilafalkan bersama ketika mengawali pelajaran jam pertama.
- Disalin oleh Danang Muchtar Syafi'i untuk keperluan mengajar.

0 comments
Labels: , ,

Lirik Lagu Aku Ingin Jadi Hafizh Qur'an & Balasannya



Nasyid Hafizh Qur'an (Anak)

Nasyid Hafizh Qur'an (Orang Tua)
- Diajarkan di MI Muhammadiyah Gonilan sebagai salah satu upaya internalisasi pendidikan berkemajuan untuk mewujudkan anak-anak yang Islami, cerdas dan berkemajuan.
- Ditulis oleh Danang Muchtar Syafi'i untuk keperluan mengajar.




0 comments
Labels: ,

Doa Khotmul Qur'an/ Doa Tilawah

Doa Senandung Al-Qur'an

- Diajarkan di MI Muhammadiyah Gonilan sebagai salah satu upaya internalisasi pendidikan berkemajuan untuk mewujudkan anak-anak yang Islami, cerdas dan berkemajuan.
- Ditulis oleh Danang Muchtar Syafi'i untuk keperluan mengajar.





0 comments
Labels:

Lirik Lagu Seperti Pelita di Tengah Kegelapan

Lirik "Seperti Pelita di Tengah Kegelapan"
- Lagu ini didedikasikan untuk seluruh guru yang berkomitmen dalam dakwah pendidikan berkemajuan dengan ketulusan dan kesabarannya dalam lelah lillahnya. Semoga Allah Ta'ala memuliakan mereka. Aamiin.
- Ditulis dan diformat image oleh Danang Muchtar Syafi'i untuk keperluan mengajar.

0 comments
Labels:

LIRIK LAGU MARS MI & HYMNE MADRASAH

Lirik "Mars Madrasah Ibtidaiyah"

Lirik "Hymne Madrasah"
- Diajarkan di MI Muhammadiyah Gonilan sebagai salah satu upaya internalisasi pendidikan berkemajuan dan spirit "Madrasah lebih baik, lebih baik Madrasah".
- Ditulis dan diformat image oleh Danang Muchtar Syafi'i untuk keperluan mengajar.

0 comments
Labels:

NAMA-NAMA SURAT DI DALAM AL-QUR'AN IRAMA NASYID HATI DAMAI - UMAM

Nama-nama surat di dalam Al-Qur'an. Mengikuti irama "Hati Damai" - UMAM

Lirik Nasyid Hati Damai - UMAM

- Diajarkan di MI Muhammadiyah Gonilan sebagai salah satu hafalan wajib siswa dari rangkaian hafalan habitus berkemajuan guna mewujudkan anak-anak yang Islami, cerdas dan berkemajuan.
- Ditulis oleh Danang Muchtar Syafi'i untuk keperluan mengajar.
- Contohnya dapat disimak melalui channel youtube berikut: https://www.youtube.com/watch?v=N7rCLkP_p-Y

0 comments
Labels:

Bacaan Shalat, Zikir, dan Doa Usai Shalat (Image)

Bacaan Shalat









______
Selanjutnya DOA USAI SHALAT.

Rangkaian hafalan doa berikut telah dipelajari dan dihafal oleh siswa dan termasuk menjadi pembiasaan unggulan di MIM Gonilan :
______

Bismillahirramaanirraiim. Alamdulillahirabbil 'aalamiin. Allahumma sholli 'alaa Muhammad wa 'alaa aali Muhammad. 

1. Astagfirullaahal 'adhiim. Lii waliwaalidayya wali jamii'il muslimiina wal muslimaat. Wal mukminiina wal mukminaat. Al-ahyaai minhum wal amwaat.

2. Allahummagfirlii waliwaalidayya warḥamhumaa kamaa Rabbayaanii shogiiroo.

3. Allahumma innii as-aluka 'ilman naafi'an. Warizqan thoyyiban. Wa'amalan mutaqobbalan.

4. Allahumma a'innii 'alaa dzikrika wasyukrika wa ḥusni 'ibaadatik.

5. Allahumma arinal ḥaqqa ḥaqqan warzuqnat-tibaa'ah. Wa arinal baathila-baathilan warzuqnaj-tinaabah.

6. Allahumma inni a'uudzubika min munkarootil akhlaaq wal a'maal wal ahwaa`.

7. Allahumma a'izzal Islaama wal muslimiin. Allahummanshur ikhwaananal muslimiinal mujaahidiina fii filisthiin. Wafii kulli makaan. Wafii kulli zamaan. 

8. Allahumma innaanas-aluka salaamatan fiddiin. Wa'aafiyatan fil jasad. Waziyaadatan fil 'ilmi. Wabarokatan fir-rizki. Wa taubatan qoblal maut. Wa roḥmatan 'indal maut. Wamagfirotal ba'dal maut. Allahumma hawwin 'alainaa fii sakarootil maut. Wa najaatan minannaar. Wal 'afwa 'indal ḥisaab. 

9. Allahumma innaanas-alukal jannatal firdausal a'laa bigoiri ḥisaab walaa 'adzaab. 

10. Allahumma innii as-aluka ḥusnal khootimah. Wa'uudzubika min suu-il khootimah. 

11. Yaa muqallibal quluub. Tsabbit qolbii 'alaa diinik. 

12. Allahumma faqqihnii fiddiin. wa'allimnii at-takwiil. 

13. Rabbanaa dholamnaa anfusanaa wa-illam tagfirlanaa watarḥamnaa lanakuunanna minal khooshiriin. 

14. Laa ilaaha illa anta. Subḥaanaka inni kuntu minadhdhoolimiin. 

15. Ḥasbunallah wani'mal wakiil. Ni'mal maulaa wani'man-nashiir. 

16. Allahumma inni a'uudzubika min syarri sam'ii, wa min syarri bashorii, wa min syarri lisaanii, wa min syarri qolbii, wa min syarri maniyyii. 

17. Allahummagfirlii watub 'alayya innaka antat-tawwaabur roḥiim. 

18. Rabbanaa aatinaa milladunka roḥmah wa hayyi`lanaa min amrinaa rosyadaa.

19. Rabbanaa aatinaa fiddun-yaa ḥasanah. Wafil aakhiroti ḥasanah. Waqinaa 'adzaabannaar.

20. Washollallaahu 'ala nabiyyinaa muhammad wa'alaa aalihi wa shobihii ajma'iin, walamdu lillaahirabbil 'aalamiin.

______


- Bacaan shalat, zikir, dan doa sesudah shalat di atas disusun oleh Tim ISMUBA MI Muhammadiyah Gonilan sebagai salah satu upaya internalisasi pendidikan berkemajuan agar dapat mewujudkan anak-anak yang Islami, cerdas dan berkemajuan.
- Ditulis oleh Danang Muhtar Safi'i untuk keperluan mengajar.

0 comments
Labels:

Download Asmaul Husna ESQ Image

Asmaul Husna ESQ Image
- Diajarkan di MI Muhammadiyah Gonilan sebagai salah satu upaya internalisasi habitus pendidikan berkemajuan untuk mewujudkan budaya anak-anak yang Islami, cerdas dan berkemajuan. 
- Diedit seperlunya oleh Danang Muchtar Syafi'i untuk kepentingan mengajar

0 comments
Labels: , , ,

Beauty: Wahai Generasi Cantik, Minumlah Air Putih yang Banyak Sebelum Dilarang!



Beauty: Wahai Generasi Cantik, Minumlah Air Putih yang Banyak Sebelum Dilarang!  

Oleh: Novitasari Mustaqimatul Haliyah
(Sebulan setelahnya, Jum'at, 17 Januari 2019 Allahuyarhamah meninggal dunia)

Hari ini aku menjalani rawat inap lagi. Entah sudah ke berapa kali aku masuk rumah sakit. Kini aktivitasku tidak gesit seperti dahulu, tetapi aku masih saja cantik.

Setelah diuji Tuhan Yang Maha Pengasih dengan sakit gagal ginjal kronis, justru aku menjadi wanita yang semakin tangguh dalam menghadapi ujian-Nya. Meski tidak gesit lagi, tapi aku masih cantik. Anggun dan cantik sekali malah, begitu kata suamiku.

Aku bersyukur memiliki suami yang sangat sabar menerimaku apa adanya. Bahkan, ia tetap menjadi kekasih yang suka mengajakku jalan-jalan. Terutama mengajakku menonton film di bioskop yang sarat pendidikan.

Ia berprofesi sebagai guru SD, dan aku lulusan sastra di salah satu kampus negeri Surakarta. Jadi tidak heran apabila kami punya kesukaan yang sama, yakni mendaras film dan mendiskusikan kelebihan dan kekurangannya.

Hidupku tetap indah, meski dua kali sepekan harus menjalani cuci darah. Rutinitas cuci darah tak membuatku lelah dan kalah, apalagi menyerah pasrah. Hanya saja, aku menyesal tak mampu lagi minum banyak, termasuk banyak minum air putih.

Saat masih remaja dan belum mengalami penyakit gagal ginjal, aku suka sekali dan rajin minum air putih. Terutama setelah berolahraga, aku bisa menghabiskan air putih sebanyak dua liter. Belum ditambah satu botol lagi yang selalu aku bawa kemana-mana setiap harinya.

Sayang, hari ini aku tak boleh lagi minum banyak air putih. Bila melanggarnya aku akan sesak napas seperti saat ini karena perut dan dadaku penuh air yang tidak bisa "diterima" oleh ginjalku yang sudah rusak.

Kerusakan pada ginjalku disebabkan karena dahulu aku mencoba minuman kemasan selain air putih yang katanya dapat mengembalikan stamina setelah berolahraga dan beraktivitas. Setelah mencobanya aku kecanduan sampai setiap hari minum minuman itu. 

Puncak kecanduannya pada saat aku menjalani les tambahan selama satu tahun untuk sukses UN SMA hingga pulang menjelang magrib. Aku tidak tahu ternyata minuman-minuman tersebut tidak boleh dikonsumsi secara rutin. 

Pada saat itu aku seolah “melupakan” air putih yang sebenarnya sudah terbukti membuat diriku tangguh, gesit, bugar dan tahan cantik. Air putih atau air mineral memberi banyak manfaat kepadaku, tetapi aku tergoda dengan minuman yang dikemas dan diiklankan di televisi dengan sangat menarik.

Seharusnya dahulu aku tetap menjadikan air putih sebagai minuman utamaku. Namun begitu, semua sudah terjadi. Tak boleh terlalu menyesali itu. Aku harus terus merasa cantik hingga ajal menjemputku.

Generasi Cantik

Pengalamanku di atas harus tersebar pada generasiku dan bahkan jauh sesudahku. Ya, generasi perempuan milenial yang berparas cantik. Generasi cantik ini diharapkan menjadi generasi emas untuk meningkatkan indeks angka kebahagiaan bangsa. Lebih dari itu, generasi cantik mampu meningkatkan produktivitas bangsa. Serius, saya tidak bercanda!

Coba diperhatikan, banyak pemudi generasi cantik yang beraktivitas muamalah, seperti di BukaLapak, dan lainnya. Aktivitas muamalah  mereka menunjukkan kemandirian, keberdayaan, dan kreativitas dalam mempertahankan kedaulatan, kebahagiaan dan produktivitas bangsa.

Generasi cantik tumbuh berkembang bersamaan dengan kecanggihan zaman. Pada zaman serba modern ini, generasi cantik milenial dihadapkan pada tantangan yang beragam. Di satu sisi produktivitas mereka difasilitasi dengan perkembangan modern. Di sisi lain generasi cantik dapat terhambat produktivitasnya lantaran gagal mempertahankan kebugarannya.

Kebugaran dan kesehatan tubuh menjadi faktor penting untuk menggapai kemajuan dan kebermanfaatan. Sayangnya, banyak pemudi generasi cantik lupa dengan hal tersebut. Generasi cantik boleh saja mengikuti gaya modernitas, tapi jangan sampai melampaui batas. 

Air putih dan olahraga harus menjadi perhatian utama. Jangan sampai aktivitas modern dan produk makanan dan minuman yang memanjakan dapat melupakan generasi cantik dari pentingnya berolahraga dan meminum air putih yang banyak. Sebab, generasi perempuan milenial masih akan tetap terlihat dan merasa syantik bila rajin berolahraga dan minum air putih yang banyak. InsyaAllah. Ingat ya, diawali dengan basmalah saat meminumnya agar selalu bernilai ibadah. Aamiin. 😊

0 comments
Labels: , , ,

ASA TIADA BATAS PART 2

Terkadang, saya merasa pesimis terhadap mimpi-mimpiku selama ini. Melihat status facebook teman-temanku yang sudah sukses membuatku iri. Seringkali saya berfikir hidup ini tidak adil padaku.

Teman-temanku yang baru saja menikah, sudah dikaruniai anak, hidupnya mapan bergelimang harta, bisa beli apa saja yang di suka, sehat, punya rumah sendiri, membahagiakan keluarga dan bisa jalan-jalan ke luar negeri.

Saya ingin seperti mereka yang semua keinginannya terwujud. Aku ingin lulus kuliah, ingin mencapai cita-cita. Aku ingin sekali membahagiakan keluarga dengan mudah dan kunci itu semua adalah uang.

Saya sering sekali mengkhayal, punya uang banyak dan karir yang sukses agar bisa membantu melunasi hutang keluarga, membahagiakan keluarga, membelikan rumah untuk mertua, membelikan sawah untuk ortu, menghajikan mereka, umrah, membantu pasangan-pasangan muda yang kesulitan ekonomi tanpa embel-embel hutang.

Saya bermimpi bisa jalan-jalan ke Jepang, Belanda, Inggris, dan Jerman. Tetapi, saya merasa pesimis. Dan foto-foto teman saya di facebook mengenai traveling mereka membuatku menitikkan air mata. "YA Allah, hamba ingin."

Saya ingin juga mempunyai anak yang banyak, sholih-sholihah, hafidz/hafidzah. Namun, sampai sekarang saja saya belum hamil dan malah terus cek up ke rumah sakit karena divonis sakit Gagal Ginjal Kronis.

Astaghfirulloh...
"Ya Allah, maaf jika hamba pesimis seperti ini."

0 comments
Labels: , ,

ASA TIADA BATAS

Setiap pribadi pasti mempunyai asa, harapan, dan cita-cita masing-masing. Cita-cita yang terus membuat kita bergerak untuk sebuah kemajuan keluarga, agama, nusa dan bangsa.

Orang yang memiliki cita-cita yang kuat pastilah sekuat tenaga akan dikejar sampai dapat dalam genggaman. Walau halang rintang menghadang di hadapan bertubi-tubi.

Setiap rumah tangga juga mempunyai visi-misi ke depan. Visi-misi untuk mewujudkan cita-cita yang tersimpan dalam dada dan fikiran.

Aku dan suamiku pun mempunyainya. Tidak hanya satu tetapi sangat banyak. Salah satunya adalah membentuk masyarakat intelektual, membentuk dan mencetak cendikiawan muslim.

Walaupun terlambat lulus dan sakit yang menggerogoti tubuh, saya berusaha untuk lulus S-1 dan berjanji tidak akan pernah mau berhenti belajar. Belajar apapun untuk bekal saya membentuk impian saya.

Walau tertatih, saya selalu berkata kepada suami agar terus belajar dan melanjutkan kuliah. Saat ini, suami sedang menempuh pendidikan S-2. Yach, meski tertatih dan harus berlinang air mata karena selalu dihina.

Orang-orang terdekat kami justru menjadi penghalang impian kami. Hinaan, cacian, olok-olokan selalu dilemparkan ke telinga kami tiap hari.

Mereka selalu berkata,”Buat apa sekolah tinggi, toh tidak berguna. Hutang menumpuk untuk membayar. Tidak bisa mensejahterakan keluarga.”

Kami sudah kebal dengan kata-kata hinaan itu. Rasa sakit di dada berubah menjadi motivasi. Hinaan, cacian, dan olok-olokan itu berguna sebagai perisai saat kami surut semangat.

Ya memang saya akui, saat ini ilmu yang kami dapat di bangku kuliah belum berguna seutuhnya. Memang kami akui, ilmu yang kami peroleh belum berguna untuk mendatangkan uang berlimpah.

Namun, bukan itu tujuan utama kami dalam menuntut ilmu. Kami ingin jadi insan bermanfaat untuk nusa dan bangsa lewat ilmu, bukan lewat uang.  Bagi kami uang adalah bonus saja dan bukan satu-satunya tujuan utama.

Pemikiran sukses di benak kami dan benak saudara-saudara kami berbeda. Mereka menilai sukses itu hanya sebatas uang, harta, dan tahta. Dalam benak mereka, sukses berarti memiliki rumah mewah, mobil mewah, dan uang berlimpah. Mereka tidak salah. Tetapi, pemikiran sukses di benak mereka dan di benak kami berbeda.

Menurut saya dan suami, sukses itu saat kita bisa menjadi orang yang paling bermanfaat di dunia. Bisa mewujudkan cita-cita dan bermanfaat untuk sesama. Memajukan masyarakat bersama bukan hanya memajukan kantong pribadi.

Ah, kami akan terus mengejar cita-cita itu walau harus berdarah-darah, walau harus terus terluka di dada karena lisan-lisan itu. Kami ingin menjadi pasangan sukses dunia-akhirat. Tidak hanya berorientasi pada dunia saja tetapi orientasi kebermanfaatan karena Allah semata, terutama di bidang pendidikan.

0 comments
 
Lautan Tintaku © 2012 | Designed by Canvas Art, in collaboration with Business Listings , Radio stations and Corporate Office Headquarters