KUNCI LKS AN-NAJAH BTA KELAS VI SEMESTER II
KISI-KISI PAS BTA KELAS VI SEMESTER 1 2023
━━━•⊰✿﷽✿⊱•━━━
1. Arti Ummul Qur'an adalah .....
~ induknya Al-Qur'an.
2. Orang yang belajar membaca Al-Qur'an langsung kepada guru dinamakan .....
~ Musyafahah.
3. Surat Al-Ikhlas disebut .....
~ Sulusul Qur'an
4. Posisi Al-Qur'an diletakkan pada posisi .....
~ paling atas/tinggi.
5. Sebaik-baik kalian adalah orang yang mempelajari Al-Qur'an, kemudian mengajarkannya kepada .....
~ orang lain.
6. Keutamaan membaca surat Al-Baqarah 2 ayat terakhir adalah .....
~ menjauhkan diri dari gangguan setan dan jin pada malam hari serta dapat bersemangat untuk ibadah shalat malam.
7. Waqaf tam adalah .....
~ waqaf pada suatu ayat yang sudah sempurna.
8. Waqaf menurut bahasa berarti .....
~ berhenti/memutus.
9. Lafal رَّاضِيَةٍۗ (rāḍiyatin) apabila diwaqafkan dibaca .....
~ rāḍiyah.
10. Waqaf Qabih artinya .....
~ waqaf yang tidak baik.
11. Lafal صُبۡحًا ("ṣubḥān") apabila diwaqafkan dibaca .....
~ ṣubḥā [dibaca panjang 2 harakat tanpa tanwin].
12. Hukum membaca "balaa" yang cara membacanya boleh dan lebih baik waqaf, dibagi menjadi .....
~ 10 tempat.
13. "Qaala na'am wa-innakum laminal muqarrabiin", terdapat dalam Al-Qur'an surat .....
~ Asy-Syuara ayat 42.
14. Cara membaca lafal "kallaa" pada surat Al-'Alaq ayat 6 adalah .....
~ tidak boleh/tidak baik waqaf, tetapi lebih baik ibtida'.
15. "...Qaaluu balaa walakinnakum fatantum anfusakum...", terdapat dalam surat .....
~ Al-Hadid ayat 14.
16. Tulislah terjemahan hadis tentang keutamaan membaca 2 ayat terakhir surat Al-Baqarah!
~ Siapa membaca dua ayat terakhir dari surat Al-Baqarah pada waktu malam, maka cukuplah bacaan kedua ayat tersebut baginya.
17. Sebutkan 4 hikmah atau keutamaan membaca Al-Qur'an!
~ Mendapat syafaat di hari kiamat, diangkat derajatnya, pahala berlimpah, dikumpulkan bersama malaikat, mendapat gelar manusia terbaik.
18. Jelaskan pengertian wasal!
~ Secara bahasa: bersambung, sedangkan secara istilah adalah melanjutkan/meneruskan bacaan.
19. Jelaskan bagaimana cara mewaqafkan huruf terakhir pada surat Al-Lahab ayat 3!
~ Huruf "ba" dibaca sukun dengan pantulan yang tebal.
20. Bagaimana cara membaca na'am yang terdapat dalam surat As-Saffat ayat 18?
~ Harus diwasalkan dengan lafal sebelum dan sesudahnya.
-------------------
1. Tasihul Qur'an adalah .....
~ usaha seseorang dalam meningkatkan kemampuan bacaan Al-Qur'an agar lebih baik, benar dan fasih.
2. Berdasarkan surat An-Nahl ayat 98 kita disunahkan untuk .....
~ membaca ta'awudz dan basmalah dengan sempurna.
3. Ahkamul maddi wal qasr artinya .....
~ panjang dan pendeknya ucapan.
4. As-Sab'ul Masani artinya .....
~ Tujuh ayat yang berulang.
5. Al-Mu'awizatain adalah sebutan dari surat .....
~ Al-Falaq dan An-Naas.
6. Waqaf idtirar menurut bahasa adalah .....
~ terpaksa
7. Tanda waqaf "qaf-lam" (waqful aula) maksudnya adalah .....
~ lebih baik waqaf
8. Tamda waqaf "shad-lam" (waslu aula) maksudnya adalah .....
~ lebih baik wasal
9. Waqaf yang dilakukan guru untuk menguji Qari' atau untuk menjelaskan merupakan pengertian .....
~ Waqaf Ikhtibar
10. Menghentikan bacaan sejenak untuk mengambil napas dengan maksud untuk melanjutkan bacaan disebut .....
~ waqaf
11. Cara mewaqafkan lafal berharakat fathah tanwin adalah .....
~ dibaca panjang tanpa tanwin.
12. Waqaf kafi secara bahasa yaitu .....
~ waqaf yang cukup
13. Cara membaca lafal "kallaa" dalam surat Al-Mudatsir ayat 15 dan 16 adalah .....
~ Boleh dan lebih baik waqaf atau ibtida'.
14. Cara membaca lafal "balaa" dalam surat Az-Zukhruf ayat 80 adalah .....
~ Boleh wasal dan boleh waqaf.
15. Sebutkan hukum-hukum membaca lafal kalla, balaa dan na'am!
Kesederhanaan yang Bermakna
Oleh Ibu Dewi
Assalamu'alaikum warahmatullahi wabarakatuh
Alhamdulilahi rabbil ‘alamin, washsholatu wassalamu ‘ala, asyrofil ambiyaa'i wal mursalin, wa a’laa alihi wa sahbihi ajmain amma ba’du.
Marilah terlebih dahulu kita panjatkan puji syukur ke hadirat Allah Subhanahu wa ta'ala, yang telah melimpahkan rahmat dan hidayah-Nya, sehingga hari ini kita dapat berkumpul dalam keadaan sehat wal 'afiat untuk ikut serta membimbing putra-putri kita menapaki jalan yang mereka tempuh, khususnya dalam meraih ilmu di MIM Gonilan ini.
Tak lupa shalawat dan salam selalu tercurah kepada Rasulullah Muhammad Shalallahu alaihi wassalam serta para sahabat.
Perkenalkan nama saya Ibu Dewi Wulandari Wicaksono, S. IP. Saya merupakan wali murid dari ananda Muhammad Alif Akbar Wicaksono kelas 5B MIM GONILAN Kartasura.
____________
Kali ini saya ingin sedikit berbagi pengalaman dalam membesarkan putra semata wayang kami.
Generasi X yang lahir sampai akhir tahun 80-an dinilai sebagai generasi yang mandiri, pekerja keras, berorientasi pada karier, fleksibel, mahir dalam teknologi, logis, banyak akal, dan problem solver (pemecah masalah) yang baik. Generasi Milenial atau Generasi Y adalah generasi yang lahir sekitar tahun 1980 hingga tahun 1995 pada saat teknologi telah maju. Mereka tumbuh di dunia yang telah mahir menggunakan media sosial dan juga smartphone sehingga otomatis mereka sangat mahir dalam teknologi. Generasi milenial sering dinilai sebagai generasi yang malas karena sering bermain ponsel. Namun sebenarnya generasi milenial adalah generasi yang memiliki keingintahuan tinggi, percaya diri, dan merupakan generasi yang paling banyak membaca buku. Namun generasi milenial sangat rentan terserang depresi serta gangguan kecemasan.
Sebagai individu yang dilahirkan pada awal tahun 80-an, saya termasuk orang yang "beruntung". Di saat itu, kami menggunakan mesin ketik, namun juga sudah mengenal komputer. Menggunakan telepon kabel analog serta pager, di saat handphone jadul mulai diproduksi. Bermain congklak dan cublak-cublak suweng, tapi sudah bisa ikut balapan Tamiya di Matahari. Bisa dikatakan, seluruh tekhnologi yang ada saat ini serta yang sudah hilang di jaman now, telah sempat kami cicipi.
Tapi ada satu hal yang paling membekas dalam hidup saya sampai sekarang. Yaitu betapa sopan dan hormat anak-anak saat itu kepada orang tua dan guru maupun kepada yang lebih tua dari mereka. Pemandangan yang bisa dikatakan agak jarang untuk kita rasakan dan lihat saat ini.
Jujur saja, saya pribadi merasa miris saat melihat pergaulan anak zaman sekarang, cara berkomunikasi dengan lawan bicara, pola interaksi anak dan orangtua ataupun saat anak dihadapkan pada situasi yang mengharuskannya untuk mencari jalan keluar atas suatu masalah.
Banyak anak yang lebih memilih bermain dengan teman virtualnya di game yang sudah terunduh dalam gadget mereka, dibandingkan bercengkerama dengan orangtua ataupun saudaranya.
Banyak juga anak-anak yang berbicara menggunakan bahasa daerah kepada orangtuanya, namun bukan dengan struktur kalimat yang tepat.
Misalnya, "Buk, aku luwe, jupukne sego, yo". Waaaahh.. Kalau bapak saya masih hidup dan saya bicara seperti itu ke ibu saya, bisa dipastikan saya bakalan kena marah besar 😂😂😂.
Atau di lingkup sekolah, pada saat anak melakukan kesalahan dan mendapatkan teguran dari guru, mereka merasa telah diperlakukan dengan tidak adil, sehingga mereka "mengadukan" hal tersebut ke orangtuanya.
Padahal di zaman saya SD sekitar tahun '87an, guru menegur anak didik itu merupakan hal yang amat sangat wajar, bahkan almarhum bapak saya dan ibu selalu menanyakan apa saja yang telah saya kerjakan selama di sekolah hari itu, apakah ada aturan sekolah yang saya langgar. Walaupun Alhamdulillah-nya, saya tidak menyalahi aturan apapun, namun hal tersebut selalu rutin ditanyakan bapak. Kadang saya merasa jengkel, karena kesannya bapak tidak percaya kepada saya. Tapi setelah sampai rumah, bapak selalu mengajak kelima anaknya untuk bertukar pikiran. Apa saja yang kami rasakan dan inginkan hari itu, selalu kami ceritakan. Perkara dikabulkan atau tidak, benar atau salah, itu urusan terakhir. Yang penting, kami dibiasakan untuk speak up.
Ternyata setelah saya melihat pola anak-anak dalam berinteraksi sehari-hari, ada yang kadang terlewat atau malah bisa dikatakan diabaikan karena terlihat sepele.
Hal tersebut adalah tiga kata sakti dalam hidup, yaitu :
1. Ma'af
2. Tolong
3. Terima kasih
Sebagai makhluk sosial, manusia harus hidup berdampingan dengan sesamanya. Dan tidak menutup kemungkinan, akan terjadi gesekan karena perbedaan pandangan. Karena itu, sebagai orangtua kita harus mempersiapkan anak-anak kita agar mampu bertahan dalam lingkup sosial mereka nantinya.
Bagaimana cara kita membekali anak, pasti berbeda antara satu orangtua dengan orangtua yang lain. Namun ada satu yang harus selalu kita ajarkan, yaitu Adab / Sopan Santun.
Dan, adab bermasyarakat sedikitnya mencakup tiga hal yang telah disebutkan di atas. Berikanlah contoh nyata kepada anak.
Apabila kita melakukan kesalahan, tidak perlu gengsi untuk meminta maaf. Karena derajat kita sebagai orangtua tidak akan pernah turun, hanya karena kita memberanikan diri meminta maaf kepada anak di saat kita melakukan kesalahan. Di saat kita meminta bantuan sekecil apapun, jangan lupa mengawali dengan kalimat tolong dan diakhiri dengan ucapan terima kasih.
Sebagai seorang ibu, saya lebih menginginkan anak saya untuk menghargai saya. Karena bagi saya, seseorang yang menghargai orang lain, otomatis mereka pasti telah menghormati orang lain tersebut.
Semakin dini kita mengajarkan dan memberi contoh, semakin cepat pula anak mengaplikasikan kebiasaan tersebut dalam kehidupannya sehari-hari.
Mari kita didik anak perempuan kita agar menjadi perempuan yang tangguh dan kuat dalam hidup, seperti 'Aisyah ra, Ummul Mukminin, Ibunya Kaum Mukmin, istri Baginda Rasulullah Shalallahu alaihi wassalam.
Dan didiklah anak laki-laki kita, agar menjadi bibit pemimpin yang berani dan bertanggung jawab, seperti Umar bin Khothobb, Singa Padang Pasir, Khalifah yang paling pemberani sepeninggal Baginda Rasulullah Shalallahu alaihi wassalam.
“Al-Ummu Madrasatul Ula"
Artinya: Ibu adalah madrasah (sekolah) pertama bagi anaknya.
Demikian sepenggal cerita yang bisa saya bagikan. Semoga bisa bermanfaat untuk kita semua dalam mendidik putra putri kita.
Mohon maaf apabila ada salah kata dan perbuatan.
Subhaanakallaahumma wa bihamdika, asyhadu al-laa ilaaha illaa anta, astaghfiruka, wa atuubu ilaik
Wassalamu'alaikum warahmatullahi wabarakatuh
KISI-KISI PAT BTA KELAS V SEMESTER GENAP
Soal-Soal
1. Menurut istilah ha' dhamir artinya ha' sebagai kata ganti, baik kata ganti ......... atau ........
2. Ha' dhamir bentuk tunggal laki-laki (mudzakar) adalah ......
3. Potongan ayat bihii 'aliimun adalah ha' dhamir dibaca .......
4. Nafqahu katsiiran, hu tersebut bukan ha' dhamir tetapi ha' ......
5. Lafal faja'alahuu gutsaa-an ahwaa terdapat ha' dhamir yaitu surat ....... ayat 5.
6. Untuk mengetahui makhraj asli huruf hijaiyah maka sukunlah huruf tersebut dengan didahului oleh ........
7. ........ adalah tempat atau makhraj yang terletak pada rongga mulut.
8. Makhraj huruf nun dan mim terdapat pada maudhi'ul .......
9. Pada makhraj adnal halqi, keluar dari ujung kerongkongan, yaitu huruf ........ dan ........
10. Huruf yang keluar dari maudhi'ul syafatain adalah ........
11. Hukum mempelajari ilmu tajwid adalah .......
12. Membaca Al-Qur'an dapat dilakukan dengan binnadzar dan ........
13. Dalam seni baca Al-Qur'an terdapat nada lagu dengan suara yang paling rendah, yaitu nada .......
14. Lagu-lagu yang nadanya lebih tinggi atau puncak lagu-lagu dalam seni baca Al-Qur'an di antaranya .........
15. Farah ahli dalam melagukan Al-Qur'an dengan berbagai lagu. Berarti Farah adalah seorang ........
___________
1. Sebutkan tiga contoh ha' dhamir dibaca mad shilah qashirah!
2. Jelaskan pengertian dari makharijul huruf!
3. Sebutkan tiga dari lima tempat keluarnya huruf (makharijul huruf)!
4. Apa perbedaan nada jawab dengan nada jawabul jawab dalam seni baca Al-Qur'an?
5. Sebutkan macam lagu/irama dalam seni baca Al-Qur'an!
JAWABAN
KISI-KISI ASSESSMENT MADRASAH BTA
1. Bagaimana adab-adab terhadap Al-Qur'an, baik ketika membaca, meletakkan, membawa maupun saat menemukan lembarannya di jalan?
2. Sebutkan sebab-sebab waqaf saat membaca Al-Qur'an!
3. Tulislah contoh bacaan saktah yang terdapat dalam surat Al-Muthaffifin!
4. Apakah yang dimaksud dengan saktah, imalah, isymam dan tashil secara bahasa dan istilah? Berikan contoh bacaannya!
(Pengertian secara istilah lihat di buku paket)
5. Bagaimana cara sujud tilawah dalam shalat?
Selesai membaca surat yang di dalamnya ada ayat sajdahnya, langsung bertakbir untuk sujud satu kali, setelah itu takbir lagi untuk bangun berdiri, lalu ruku' sampai shalat selesai.
KISI-KISI ASSESSMENT MADRASAH IBTIDAIYAH FIKIH
MAPEL FIKIH
1. Tujuan khitan adalah.....
2. Waktu sunah untuk mengeluarkan zakat fitrah adalah.....
3. Halalan thayyiban artinya....
4. Lafal hadis yang menjelaskan minuman keras haram dikonsumsi: ....
5. Lafal ayat Al-Qur'an yang menjelaskan diharamkannya darah: ....
6. Potongan lafal ayat yang menjelaskan binatang ternak halal dikonsumsi: ....
7. Potongan lafal ayat yang menjelaskan dihalalkan jual beli dan diharamkan riba: .....
8. Arti dalam rukun jual beli (musta'ar, ijab kabul, mu'ir, musta'ir) adalah .....
9. Contoh-contoh kasus khiyar majlis, khiyar syarat, khiyar aibi: .....
10. Lafal ayat Al-Qur'an yang menjelaskan mengambil barang orang lain tanpa izin: ....
11. Arti dari istilah luqathah, ariyah, gasab, bai'un: ......
12. Syarat wajib shalat jum'at antara lain.....
13. Waktu menyembelih hewan Qurban adalah tanggal.... sampai tanggal.... bulan.....
14. Lafal hadis yang menjelaskan tentang dihalalkannya bangkai ikan dan belalang: .....
15. Lafal potongan ayat Al-Qur'an yang menjelaskan diharamkan mengonsumsi daging babi adalah....
16. Hadis yang menjelaskan tentang barang pinjaman wajib dikembalikan kepada pemiliknya: ......
17. Bagaimanakah tata cara shalat idul fitri?
18. Apa perbedaan haji dan umrah?
19. Mengapa bangkai diharamkan?
20. Hafalkan arti dari hadis luqathah (i'rif 'ifashahaa wa wikaa-ihaa tsumma 'arrafhaa sanatan ..... dst)!
LATIHAN PAS BTA KELAS V SEMESTER I
Kisi-Kisi Room I
Kisi-Kisi Room II
1. ........ adalah huruf hamzah yang dibaca luluh atau hilang.
(Hamzah Washal)
2. Semua fi'il madhi selain yang terdiri atas fi'il sudasi dan fi'il khumasi dibaca dengan hamzah ........
(Qatha')
3. Wa ilal ardhi kaifa sutihat (pada Surat Al-Ghsyiyah). Terdapat bacaan hamzah .........
(Washal)
وَإِلَى ٱلْأَرْضِ كَيْفَ سُطِحَتْ
4. Ayat berikut terdapat dalam Surat .....
وَإِن تَعُدُّوا۟ نِعْمَةَ ٱللَّهِ لَا تُحْصُوهَآ ۗ إِنَّ ٱللَّهَ لَغَفُورٌ رَّحِيمٌ
(Surat An-Nahl Ayat 18)
5. Kata kerja yang terdiri dari 3 huruf dinamakan fi'il .......... (Tsulatsi)
6. Kata kerja arti dari ......... (Fi'il)
7. Apabila huruf bertanda kasrah, dhomah atau fathah berhenti atau sengaja dihentikan maka berhentinya huruf itu dibaca ............ (sukun / mati)
8. Jika huruf bertanda .................... berhenti atau waqaf maka dibaca panjang tanpa tanwin.
(fathah tanwin)
9. Apabila huruf terakhir berupa ta' marbutah, jika diwaqafkan dibaca ...........
(ha sukun)
10. Lafal al-Qadri (pada surat Al-Qadr) bila diwaqafkan dibaca ............. (Al-Qadr)
11. Lafal dhohikatum mustabsyirah (pada surat 'Abasa) terdapat ta' marbutah jumlahnya .............. (ada 2/dua)
ضَاحِكَةٌ مُّسْتَبْشِرَةٌ
12. Ta' .............. yang tidak berfungsi sebagai ta' ta'nis disebut ta' lafal. (Maftuhah)
13. Cara penulisan lafal dalam Al-Qur'an yang ditulis berbeda dengan cara penulisan pada umumnya disebut ......... .........
(Lafal Khusus)
14. Contoh lafal khusus ialah ........
نِعْمَتَ
Keterangan: Huruf ta' dengan maftuhah. Biasanya ta marbutah. Oleh karena itu disebut lafal khusus.
15. Kallaa ballaa tukrimuuna. Lanjutan dari ayat (pada surat Al-Fajr) tersebut adalah ........... (al-yatiima)
كَلَّا ۖ بَل لَّا تُكْرِمُونَ ٱلْيَتِيمَ
_____________
Kisi-Kisi Room III
1. Jelaskan perbedaan hamzah qath'i (qatha') dan hamzah washli (washal)!
- Hamzah Qatha': Huruf hamzah di awal kata yang dibaca jelas atau utuh.
- Hamzah Washal: Huruf hamzah yang terletak di awal kata yang luluh atau hilang bacaannya ketika disambung/diwashal dengan lafal sebelumnya.
2. Bagaimana cara membaca waqaf jika huruf terakhir berharakat kasroh panjang? Berikan satu contoh saja!
- بِاَمْرِهٖۗ
dibaca: biamrih.
3. Berilah contoh perbedaan menulis ta maftuhah yang berdiri sendiri dan bergandengan dengan huruf sebelumnya!
حُشِرَتْ
سُطِحَتْ
4. Apa yang dimaksud lafal khusus dalam penulisan Al-Qur'an?
- Lafal khusus dalam penulisan Al-Qur'an adalah lafal-lafal yang ditulis dengan cara lain (khusus) atau berbeda dengan cara penulisan pada umumnya.
5. Tulislah surat An-Nazi'at ayat 5!
فَٱلْمُدَبِّرَٰتِ أَمْرًا
LATIHAN PAS BTA KELAS VI SEMESTER I
LATIHAN PAS BTA KELAS IV SEMESTER I
Kisi-Kisi PAS Fikih Kelas 6 Semester I
Alif dan Hamzah dalam Warna
![]() |
| Surat Al-Baqarah Ayat 22 |
Hamzah Qatha' dan Hamzah Washal
Latihan:
Isa 'Alaihissalam diangkat Allah ke Sisi-Nya
Q.S. An-Nisa' Ayat 157-158
157. dan (Kami hukum juga) karena ucapan mereka, “Sesungguhnya kami telah membunuh Al-Masih, Isa putra Maryam, Rasul Allah,” padahal mereka tidak membunuhnya dan tidak (pula) menyalibnya, tetapi (yang mereka bunuh adalah) orang yang diserupakan dengan Isa.-----------------------
Isa bin Maryam lahir menjelang empat puluh dua tahun kerajaan Augustus Kaisar Roma. Penguasa kerajaan Roma yang bernama Herodes telah diberitahu oleh beberapa peramal, akan lahir bayi yang akan membawa ketenaran dan kebesaran. Mereka usul agar bayi itu dibunuh.
Mendengar berita itu Yusuf An-Najjar (pengasuh Maryam setelah wafat Zakaria 'Alaihissalam) mengamankan Isa dan Maryam kemudian membawa mereka hijrah ke Mesir, di lembah sungai Nil. Mereka tinggal di Mesir sampai Raja Herodes mati. Setelah itu mereka pulang ke Palestina dan tinggal di kota Nazirah (Nazareth) dekat kota Al-Khalil (Nebron).
Allah Ta'ala mengangkat Isa menjadi Rasul dan menyampaikan risalah kepada kaumnya pada saat Isa berusia tiga puluh tahun. Selain berdakwah beliau juga mengobati orang sakit dan sakit ingatan. Mengusir setan dan gangguan yang ditimbulkannya. Akan tetapi ini menjadi penyebab ketidaksukaan para pendeta kepadanya. Akhirnya mereka memfitnah Isa dan mengatakan kepada Raja Romawi bahwa Isa adalah musuh negara dan membujuk agar Isa disalib hidup-hidup.
Tuduhan mereka dipercaya oleh Penguasa Romawi, maka dilaksanakanlah penyaliban Isa bin Maryam. Namun, Allah berkehendak lain. Orang yang mereka salib itu bukanlah Isa yang sesungguhnya, melainkan orang lain yang wajahnya diserupakan Allah. Adapun Isa 'Alaihissalam diangkat oleh Allah Subhanahu wa Ta'ala ke sisi-Nya.
Diriwayatkan Ibnu Abi Hatim dari Ibnu Abbas radhiyallahu 'anhu, ia berkata, "Tatkala Allah hendak mengangkat Isa ke langit, ia keluar menemui para sahabatnya yang terdiri dari dua belas laki-laki hawariyyun. Beliau keluar dari sebuah mata air di rumah tersebut dan kepalanya meneteskan air. Beliau berkata, 'Sesungguhnya di antara kalian ada yang kufur sebanyak dua belas kali setelah beriman kepadaku.' Beliau melanjutkan bertanya, 'Siapakah di antara kalian yang mau diserupakan denganku dan menggantikan tempatku untuk dibunuh dan akan bersamaku dalam derajatku.' Maka berdirilah seseorang yang yang paling muda usianya di antara mereka, akan tetapi Isa berkata, 'Duduklah!' Isa mengulang lagi pertanyaannya. Lalu pemuda itu pun kembali berdiri dan Isa berkata, 'Duduklah!' Ketiga kalinya pemuda itu berdiri dan berkata, 'Saya.' Isa berkata, 'Engkaulah orang itu.' Lalu orang itu diserupakan dengan Isa, sedangkan Isa diangkat oleh Allah dari ventilasi rumah itu menuju langit. Para pencari dari orang Yahudi pun datang dan mereka berhasil menangkap laki-laki yang serupa dengan Isa itu yang kemudian mereka bunuh dan salib. (Sanad hadis ini shahih bersambung ke Ibnu Abbas r.a., diriwayatkan pula oleh An-Nasa'i dari Abu Quraib dari Abu Mu'awiyah).
Referensi:
Ibnu Katsir, Tafsir Al-Quranil 'Adzim, Jilid 1, 1996: 587-588).
JAWABAN PREDIKSI PAT AN-NAJAH
JAWABAN PAT AN-NAJAH AL-QUR'AN HADIS
PAT AN-NAJAH HALAMAN 12-15
- Pada kunci jawaban PAT room I dan II di atas, tunjukkan mana jawaban yang salah dan bagaimana seharusnya jawaban yang benar? Jawaban dapat langsung disampaikan melalui WhatsApp.
- Kerjakan soal uraian (room III) PAT tersebut. Jawaban dapat langsung difoto dan dikirimkan melalui WhatsApp.
Terima kasih. Baarakallahu fiikum.
Hikmah Disyariatkan Pernikahan
Menikah adalah perintah Allah dan Rasul-Nya. Orang yang menikah dengan niat melaksanakan perintah Allah Ta'ala dan Rasul-Nya berarti dia telah melakukan satu amal ibadah. Dia berhak mendapatkan keberkahan dan pahala dari amalnya itu. Hikmah disyariatkan pernikahan adalah sebagai berikut:
1. Sarana untuk menyalurkan hasrat biologis kepada lawan jenis.
2. Sarana yang paling baik untuk mendapatkan keturunan.
3. Sarana untuk menyalurkan rasa kasih sayang sebagai seorang ayah dan ibu terhadap anak-anaknya.
4. Menumbuhkan perasaan untuk merawat anak dan mendorongnya untuk bersemangat menjadi orang tua yang berwibawa.
5. Membagi pekerjaan antara suami dan istri dengan pembagian yang baik. Istri mengerjakan pekerjaan rumah, merawat anak dan bertanggung jawab terhadap hal itu, sedangkan suami mencari nafkah untuk memenuhi kebutuhan keluarga.
6. Menumbuhkan rasa saling mencintai dan ikatan keluarga.
Neraka Banyak Dihuni Kaum Wanita
Dari Imran bin Husain, Rasulullah Shallallahu 'alaihi wasallam bersabda, "Sesungguhnya penghuni surga paling sedikit wanita." (HR. Muslim).
Dalam pernyataan yang disampaikan Rasulullah Shallallahu 'alaihi wasallam bahwa ternyata ada wanita beriman namun nasibnya berada di neraka karena suatu sebab perbuatan tertentu.
Dari Ibnu Abbas radhiyallahu 'anhu, "Nabi Shallallahu 'alahi wasallam pernah menyampaikan khotbah pada saat terjadi gerhana. Beliau berkata, "Saya melihat neraka dan saya melihat kebanyakan penghuninya adalah wanita." (HR. Bukhari Muslim).
Dari Abu Sa'id Al-Khudri radhiyallahu 'anhu, Rasulullah Shallallahu 'alaihi wasallam bersabda, "Wahai kaum wanita, bersedekahlah, karena sesungguhnya saya melihat kebanyakan penghuni neraka adalah kalian. Kemudian seorang wanita bertanya, 'Kenapa demikian, wahai Rasulullah?' Beliau menjawab, 'Karena kalian banyak melaknat dan tidak menaati suami." (HR. Bukhari Muslim).
Hadis ini tidak bertentangan dengan hadis yang menerangkan bahwa setiap laki-laki penghuni surga memiliki pasangan lebih dari satu. Karena kaum wanita yang kebanyakan masuk neraka adalah wanita dari keturunan anak Adam, sedangkan pasangan bagi penghuni surga adalah bidadari-bidadari yang bermata jeli.
Kaum wanita sedikit sekali menjadi penghuni surga karena mereka dikalahkan oleh hawa nafsunya, kecenderungannya terhadap dunia, dan kurang sempurnanya akal mereka, sehingga mereka tidak bisa mengetahui keagungan akhirat dengan "burhan/ cahaya" di hatinya. Kemudian mereka meninggalkan amalan akhirat, condong pada kehidupan dunia dan hiasannya. Itulah penyebab terkuat yang menjadikan kebanyakan wanita masuk neraka dan sedikit di antara mereka yang masuk surga.
Wanita juga menjadi penyebab utama kaum laki-laki terlena oleh kehidupan dunia dan melupakan kehidupan akhirat. Wanita memiliki hawa nafsu yang dapat menarik laki-laki untuk condong kepadanya dan meninggalkan akhirat.
Di samping itu, kebanyakan wanita berpaling dari amalan-amalan akhirat. Kendati demikian, di antara mereka juga terdapat wanita-wanita salehah yang senantiasa melaksanakan ketentuan dan syariat Allah, sehingga Allah memasukkannya ke surga. Bahkan, di antara wanita ada yang mendahului laki-laki masuk surga. Wallahu a'lam.
Referensi:
DR. Umar Sulaiman Al-Asyqar, Al-Jannah Wa An-Nar, 2002: 83-84).
Jawaban Latihan PAS 2 (Al-Qur'an Hadis Kelas 2)
Mempelajari Surat Al-Qadr
Surat Al-Qadr
Terjemahan:
Dengan nama Allah Yang Maha Pengasih, Maha Penyayang.
1. Sesungguhnya Kami telah menurunkannya (Al-Qur'an) pada malam qadar.
2. Dan tahukah kamu apakah malam kemuliaan itu?
3. Malam kemuliaan itu lebih baik daripada seribu bulan.
4. Pada malam itu turun para malaikat dan Ruh (Jibril) dengan izin Tuhannya untuk mengatur semua urusan.
5. Sejahteralah (malam itu) sampai terbit fajar.
__________
Kandungan:
Allah Subhanahu wa Ta'ala menjelaskan bahwa Al-Qur'an pertama kali diturunkan pada malam lailatul qadar dari lauhil-mahfuz ke langit dunia secara keseluruhan. Menurut Al-Qur'an surat Al-Baqarah ayat 185, Al-Qur'an diturunkan pada bulan Ramadan. Artinya, lailatul qadar terjadi pada bulan Ramadan.
Oleh karena itu, pada sepuluh hari terakhir bulan Ramadan disunahkan untuk melaksanakan iktikaf. Selama iktikaf kita dianjurkan untuk salat, membaca Al-Qur'an, berzikir, dan perbuatan baik lainnya. Selama itu pula kita harus menjauhi perbuatan tercela, seperti berkata kotor, berbohong, membicarakan kejelekan orang lain dan lain sebagainya.
Begitu mulianya lailatul qadar hingga para malaikat dan Malaikat Jibril turun ke bumi dengan izin Allah Subhanahu wa Ta'ala. Mereka turun untuk mengatur segala urusan. Pada malam itu Allah Subhanahu wa Ta'ala melimpahkan anugerah, membuka pintu rahmat dan memberikan ampunan sepanjang malam hingga terbit fajar. Malam kemuliaan (lailatul qadar) ditandai dengan malam-pagi yang cerah, langit bertabur bintang, serangga dan jangkring bernyanyi merdu, serta pohon-pohon merunduk syahdu.
__________
Motivasi meraih Lailatul Qadar :
Lailatul qadar adalah malam kemuliaan. Maksudnya, ibadah pada malam itu nilainya lebih baik daripada ibadah seribu bulan. Seribu bulan kira-kira sama dengan 84 tahun. Jadi, kalau kita beribadah pada malam itu, pahalanya lebih baik daripada beribadah 84 tahun. Padahal, rata-rata umur manusia adalah 60 tahun. MasyaAllah. Semoga kita dimudahkan dan dikehendaki Allah untuk dapat menggapainya. Aamiin.
Doa Memohon Ampunan untuk Orang Tua
Doa Memohon Anak Shalih
Download PDF Ilmu dan Diagram Tajwid
TABEL RUMUS NAHWU SHORF
Pembelajaran Surat Ad-Adhuha & Hadis Keutamaan Memberi
Pidato Milad Muhammadiyah ke-108 oleh Haedar Nashir
JAWABAN LATIHAN PAS 1 (Al-Qur'an Hadis)
Hadis tentang Niat
Segala Perbuatan ditentukan Niatnya
عَنْ أَمِيْرِ الْمُؤْمِنِيْنَ أَبِيْ حَفْصٍ عُمَرَ بْنِ الْخَطَّابِ رَضِيَ اللهُ عَنْهُ قَالَ : سَمِعْتُ رَسُوْلَ اللهِ صلى الله عليه وسلم يَقُوْلُ : إِنَّمَا اْلأَعْمَالُ بِالنِّيَّاتِ وَإِنَّمَا لِكُلِّ امْرِئٍ مَا نَوَى . فَمَنْ كَانَتْ هِجْرَتُهُ إِلَى اللهِ وَرَسُوْلِهِ فَهِجْرَتُهُ إِلَى اللهِ وَرَسُوْلِهِ، وَمَنْ كَانَتْ هِجْرَتُهُ لِدُنْيَا يُصِيْبُهَا أَوْ امْرَأَةٍ يَنْكِحُهَا فَهِجْرَتُهُ إِلَى مَا هَاجَرَ إِلَيْهِ .
رواه إماما المحدثين أبو عبد الله محمد بن إسماعيل بن إبراهيم بن المغيرة بن بردزبة البخاري وابو الحسين مسلم بن الحجاج بن مسلم القشيري النيسابوري في صحيحيهما اللذين هما أصح الكتب المصنفة
Dari Amirul Mu’minin, Abi Hafs Umar bin Al Khottob radiallahuanhu, dia berkata: Saya mendengar Rasulullah SAW bersabda : Sesungguhnya setiap perbuatan( ) tergantung niatnya( ). Dan sesungguhnya setiap orang (akan dibalas)berdasarkan apa yang dia niatkan. Siapa yang hijrahnya ( ) karena (ingin mendapatkan keridhaan) Allah dan Rasul-Nya, maka hijrahnya kepada (keridhaan) Allah dan Rasul-Nya. Dan siapa yang hijrahnya karena dunia yang dikehendakinya atau karena wanita yang ingin dinikahinya maka hijrahnya (akan bernilai sebagaimana) yang dia niatkan. (Riwayat dua imam hadits, Abu Abdullah Muhammad bin Isma’il bin Ibrahim bin Al Mughirah bin Bardizbah Al Bukhori dan Abu Al Husain, Muslim bin Al Hajjaj bin Muslim Al Qusyairi An Naishaburi dan kedua kita Shahihnya yang merupakan kitab yang paling shahih yang pernah dikarang) .
Pelajaran yang terdapat di dalam hadits:
1. Hadits ini merupakan salah satu dari hadits-hadits yang menjadi inti ajaran Islam. Imam Ahmad dan Imam syafi’i berkata : Dalam hadits tentang niat ini mencakup sepertiga ilmu. Sebabnya adalah bahwa perbuatan hamba terdiri dari perbuatan hati, lisan dan anggota badan, sedangkan niat merupakan salah satu dari ketiganya. Diriwayatkan dari Imam Syafi’i bahwa dia berkata : Hadits ini mencakup tujuh puluh bab dalam fiqh. Sejumlah ulama bahkan ada yang berkata : Hadits ini merupakan sepertiga Islam.
2. Hadits ini ada sebabnya, yaitu: ada seseorang yang hijrah dari Mekkah ke Madinah dengan tujuan untuk dapat menikahi seorang wanita yang konon bernama : “Ummu Qais” bukan untuk mendapatkan keutamaan hijrah. Maka orang itu kemudian dikenal dengan sebutan “Muhajir Ummi Qais” (Orang yang hijrah karena Ummu Qais).
3. Niat merupakan syarat layak/diterima atau tidaknya amal perbuatan, dan amal ibadah tidak akan mendatangkan pahala kecuali berdasarkan niat (karena Allah ta’ala).
4. Waktu pelaksanaan niat dilakukan pada awal ibadah dan tempatnya di hati.
5. Ikhlas dan membebaskan niat semata-mata karena Allah ta’ala dituntut pada semua amal shaleh dan ibadah.
6. Seorang mu’min akan diberi ganjaran pahala berdasarkan kadar niatnya.
7. Semua pebuatan yang bermanfaat dan mubah (boleh) jika diiringi niat karena mencari keridhoan Allah maka dia akan bernilai ibadah.
8. Yang membedakan antara ibadah dan adat (kebiasaan/rutinitas) adalah niat.
9. Hadits diatas menunjukkan bahwa niat merupakan bagian dari iman karena dia merupakan pekerjaan hati, dan iman menurut pemahaman Ahli Sunnah Wal Jamaah adalah membenarkan dalam hati, diucapkan dengan lisan dan diamalkan dengan perbuatan.
Tema hadits yang berkaitan dengan Al-qur'an :
1. Niat dan keikhlasan
وَمَا أُمِرُوا إِلا لِيَعْبُدُوا اللَّهَ مُخْلِصِينَ لَهُ الدِّينَ
Padahal mereka tidak disuruh kecuali supaya menyembah Allah dengan memurnikan ketaatan kepada-Nya dalam (menjalankan) agama. (Al-Bayyinah: 5)
2. Hijrah
إِنَّ الَّذِينَ تَوَفَّاهُمُ الْمَلائِكَةُ ظالِمِي أَنْفُسِهِمْ قالُوا فِيمَ كُنْتُمْ قالُوا كُنَّا مُسْتَضْعَفِينَ فِي الْأَرْضِ قالُوا أَلَمْ تَكُنْ أَرْضُ اللَّهِ واسِعَةً فَتُهاجِرُوا فِيها فَأُولئِكَ مَأْواهُمْ جَهَنَّمُ وَساءَتْ مَصِيراً
Sesungguhnya orang-orang yang diwafatkan malaikat dalam keadaan menganiaya diri sendiri, (kepada mereka) malaikat bertanya, "Dalam keadaan bagaimanakah kalian ini?" Mereka menjawab, "Adalah kami orang-orang yang tertindas di negeri (Mekah)." Para malaikat berkata, "Bukankah bumi Allah itu luas, sehingga kalian dapat berhijrah di bumi itu?" Orang-orang itu tempatnya neraka Jahannam, dan Jahannam itu seburuk-buruk tempat kembali, [An-nisa :97].
Followers
About Me
- Novitasari Mustaqimatul Haliyah_DanZ
- Sesuai makna namaku, aku hanya muslimah Allahuyarhamah yang ingin berusaha menggapai cita-cita mulia karenaNya. Bismillah. Berjuang dengan tinta. Dan, curahan tintanya diharapkan terus bersinar dengan estafet perjuangan melalui pulpen kreator pendidikan berkemajuan.
Labels
Popular Posts
-
Menepis segala rasa gundah kutermenung di sebuah taman berkawan daun-daun kering berserakan bak musim gugur. Menjelang temaram senja, tak k...
-
"Jika sudah bercinta 5-8 tahun, kalau bukan jodoh tidak akan bersatu." (Siti Nurhaliza, hari ini) Cintaku bukan di atas kertas.....
-
Hidup penuh dengan liku-liku, penuh onak dan duri, dipenuhi pula halangan dan rintangan serta ujian. Ujian berupa ujian fisik ataupun ruhan...
-
Cinta. Setiap insan pernah merasakannya. Di dunia ini, setiap detiknya mustahil jika tidak ada orang yang sedang “mencinta”. BOHONG, jika ...








































