Labels: ,

Terima kasih Atas Cinta-Mu

Hidup ini memang selalu dipenuhi dengan cobaan dan masalah. Jalan yang berliku dan bebatuan, terjal. Dataran bumi yang berombak tak rata, ada gunung menjulang, bebukitan, juga ada jurang yang dalam. Inilah bumiku.
Diriku? Sama halnya dengan bumi, dalam ketenangan dan keteraturannya, hatiku pun juga berombak. Kadang dilema kadang bahagia. Aku yang selalu mengeluh akan semua takdir yang diberikan oleh-Nya. Astaghfirulloh.

“Ya Allah, ampunilah hamba-Mu ini yang selalu mengeluh dan tidak pernah bersyukur.”

Penyakit ini...
“Allah, hamba tahu Engkau sangat menyayangiku”

Hinaan itu...
“Allah, hamba tahu itulah ujian untuk hamba-Mu yang hina ini”

Meski fisik ini berubah seiring berjalannya waktu,,,
“Ya Allah, izinkan hati hamba tetap mencintai-Mu dan tidak pernah kufur apalagi memberontak pada-Mu”

“Allah, banyak sekali orang yang senantiasa menghina dan jijik atas keadaan diri hamba. Alhamdulillah, hamba yakin inilah cinta dari-Mu untuk membuat hati hamba lebih kuat.”

“Tapi Allah, di sisi lain ada teman-teman surgawi yang senantiasa memotivasi hamba agar hamba tetap bertahan dan berjuang dalam kondisi apapun. Alhamdulillah, inilah sayang-Mu pada hamba agar hamba lebih kuat.”


“Maafkah hamba yang tidak bersyukur, padahal Engkau selalu mencintai dan menyayangi hamba”

0 comments:

 
Lautan Tintaku © 2012 | Designed by Canvas Art, in collaboration with Business Listings , Radio stations and Corporate Office Headquarters