Semakin dewasa kok semakin melempem?
Huft... boleh dong mengejek?
Bercermin, Coy!
Bercerminlah!
Lihatlah dirimu! Perhatikan baik-baik!
Perhatikan tiap lekuknya!
Perhatikan tiap goresan yang nampak!
Kenapa menunduk?! Apa?! Malu?! Pesimis?! Takut gagal?!
Huuuuuuu.... DASAR PENGECUT!!!
Hei-hei-hei!
Angkat wajahmu! Pandangi cermin di depanmu!
Lihat wajahmu! Lihat Coy!
Bukankah ini bentuk kesempurnaan yang diberikan olehNya?
Bukankah ini anugerah dariNya?
Bukankah semua ciptaanNya selalu dalam keadaan sempurna?
Tidakkah kau ingat janjiNya yang tertera dalam surat At-Tiin ITU?
Ingat?!
Pasti kau juga mengingat janjiNya yang tertera dalam surat Al-Insyiroh bukan?
bahwa setelah ada kesulitan pasti akan ada kemudahan...
Hey!
Mengapa kamu bengong?
Merenungi?
Bangkiiiiit!
Kamu mampu! Kamu bisa!
Labels:
Motivasi
Matinya Kreativitas dalam Muhasabah Diri
Novitasari Mustaqimatul Haliyah_DanZ
●
Wednesday, November 28, 2012
Subscribe to:
Post Comments (Atom)
Followers
About Me
- Novitasari Mustaqimatul Haliyah_DanZ
- Sesuai makna namaku, aku hanya muslimah Allahuyarhamah yang ingin berusaha menggapai cita-cita mulia karenaNya. Bismillah. Berjuang dengan tinta. Dan, curahan tintanya diharapkan terus bersinar dengan estafet perjuangan melalui pulpen kreator pendidikan berkemajuan.
Labels
Popular Posts
-
Janji Pelajar Muhammadiyah - Janji pelajar Muhammadiyah adalah ikrar yang dipegang teguh oleh pelajar yang bersekolah di Sekolah Muham...
-
Kisi-Kisi Room I Kisi-Kisi Room II 1. ........ adalah huruf hamzah yang dibaca luluh atau hilang. (Hamzah Washal) 2. Semua fi'il mad...
-
Waktu terasa semakin berlalu Tinggalkan cerita tentang kita Akan tiada lagi kini tawamu Tuk hapuskan semua sepi di hati Reff. Ad...
-
II. ISIAN 1. Panjang harakat bacaan mad wajib muttasil: 2,5 alif atau 5 harakat. 2. Panjang harakat bacaan mad thobi'i: 1 alif atau 2 ...




0 comments:
Post a Comment